FindHajj

Tata Cara Umrah, Langkah demi Langkah

Umrah sebagaimana yang dilakukan Nabi ﷺ — dari ihram hingga tahalul — dengan doa-doa yang sahih, dalil setiap langkah, dan penghitung putaran untuk digunakan di Masjidilharam.

4 langkah7 putaran tawaf7 kali saisekitar 3 jam

Umrah secara ringkas

  1. Ihram dari miqat: mandi, memakai wewangian di badan, mengenakan pakaian ihram, lalu mengucapkan "Labbaika ‘umrah" dan memperbanyak talbiah.
  2. Tawaf mengelilingi Kakbah: tujuh putaran yang dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad, lalu salat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim.
  3. Sai antara Safa dan Marwah: tujuh kali perjalanan, dimulai dari Safa dan diakhiri di Marwah.
  4. Mencukur atau memendekkan rambut: dengan ini umrah selesai dan semua yang dilarang karena ihram kembali halal.

Sebelum berangkat

Centang yang sudah Anda siapkan — daftar ini tersimpan di perangkat Anda.

1
Langkah pertama — rukun

Ihram dari miqat

Ihram adalah niat masuk ke dalam ibadah umrah; dilakukan di miqat atau di tempat yang sejajar dengannya.

Sebelum ihram (sunah)

  • Mandi seperti mandi junub; ini disunahkan bahkan bagi wanita yang sedang haid atau nifas.
  • Memakai wewangian di badan, bukan di pakaian ihram. al-Bukhari 1539; Muslim 1189
  • Memotong rambut dan kuku yang perlu sebelum ihram, karena setelah ihram hal itu dilarang.
  • Pria memakai dua lembar kain putih yang bersih — sarung (izar) dan selendang (rida’) — serta sandal. Wanita memakai pakaian apa saja yang menutup aurat dan tidak berhias, tanpa cadar (niqab) dan sarung tangan.

Niat dan talbiah

Saat tiba di miqat, niatkan umrah di dalam hati dan ucapkan: "Labbaika ‘umrah" (Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, untuk umrah). Siapa yang khawatir tidak dapat menyelesaikan umrahnya karena sakit atau semisalnya, boleh mengucapkan syarat:

Isytirath / syarat (bagi yang khawatir terhalang)

اللَّهُمَّ مَحِلِّي حَيْثُ حَبَسْتَنِي

Allāhumma maḥillī ḥaiṡu ḥabastanī

Ya Allah, tempat tahalulku adalah di mana Engkau menahanku.

al-Bukhari 5089; Muslim 1207

Kemudian perbanyak talbiah — pria mengeraskan suara, wanita memelankannya — sampai Anda memulai tawaf:

Talbiah

لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ

Labbaikallāhumma labbaik, labbaika lā syarīka laka labbaik, innal-ḥamda wan-ni‘mata laka wal-mulk, lā syarīka lak

Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.

al-Bukhari 1549; Muslim 1184

Miqat

Nabi ﷺ menetapkannya dan bersabda (maknanya): "Miqat-miqat itu untuk penduduknya dan untuk orang lain yang melewatinya, yang hendak menunaikan haji dan umrah." al-Bukhari 1524; Muslim 1181

MiqatNama sekarangUntukJarak ke Makkah
ZulhulaifahAbyar AliPenduduk Madinah dan yang melewatinyasekitar 420 km
Al-JuhfahDekat Rabigh (kini orang berihram dari Rabigh)Penduduk Syam, Mesir, dan Maghribsekitar 187 km
Qarnul ManazilAs-Sail al-Kabir / Wadi MuhrimPenduduk Najd, Taif, dan negara Teluksekitar 94 km
YalamlamAs-Sa‘diyyahPenduduk Yaman dan yang datang dari arah selatansekitar 115 km
Zatu ‘IrqAd-DharibaPenduduk Irak dan wilayah timursekitar 92 km

Di pesawat: kenakan pakaian ihram di bandara atau di pesawat, lalu niatkan umrah ketika pesawat sejajar dengan miqat — biasanya awak pesawat mengumumkannya beberapa menit sebelumnya. Orang yang melewati miqat lewat udara tidak boleh menunda ihram sampai Jeddah.

Orang yang tinggal di dalam batas miqat, seperti penduduk Jeddah, berihram dari tempatnya. Orang yang berada di Makkah keluar ke luar batas Tanah Haram (tanah halal) — misalnya ke Tan‘im (Masjid Aisyah) — lalu berihram dari sana, sebagaimana Nabi ﷺ memerintahkan Aisyah -raḍiyallāhu ‘anhā-. al-Bukhari dan Muslim

Larangan ihram — 9 hal yang dihindari sampai tahalul
Menghilangkan rambutDari kepala atau badan, dengan mencukur, memotong, atau mencabut.QS. Al-Baqarah: 196
Memotong kukuDikiaskan dengan rambut; ini pendapat hampir seluruh ulama.
WewangianPada badan, pakaian, makanan, atau minuman setelah berihram.al-Bukhari 1542; Muslim 1177
Menutup kepala (pria)Dengan sesuatu yang menempel, seperti peci atau sorban; payung atau atap mobil tidak mengapa.al-Bukhari 1542; Muslim 1177
Pakaian berjahit (pria)Yaitu pakaian yang dibentuk mengikuti badan atau anggota badan, seperti kemeja, celana, atau khuf (sepatu kulit).al-Bukhari 1542; Muslim 1177
Cadar dan sarung tangan (wanita)Ia menutup wajahnya dari laki-laki yang bukan mahram dengan menjulurkan kerudungnya.al-Bukhari 1838
Berburu binatang daratAtau membantu dan menjadi penyebabnya.QS. Al-Ma’idah: 95
Akad nikahUntuk diri sendiri atau orang lain, juga melamar.Muslim 1409
Hubungan suami istri dan pendahuluannyaLarangan yang paling berat; menurut mayoritas ulama merusak umrah jika terjadi sebelum sai selesai.QS. Al-Baqarah: 197

Siapa yang melanggar salah satunya karena lupa atau tidak tahu, menurut mayoritas ulama tidak ada kewajiban apa pun pada sebagian besarnya. Siapa yang melakukannya dengan sengaja wajib membayar fidiah; tanyakan rinciannya kepada ulama.

2
Langkah kedua — rukun

Tawaf mengelilingi Kakbah

Tujuh putaran yang dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad, dengan Kakbah berada di sebelah kiri Anda.

Saat memasuki Masjidilharam

Dahulukan kaki kanan dan ucapkan:

Doa masuk masjid

اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ

Allāhummaftaḥ lī abwāba raḥmatik

Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.

Muslim 713

Hentikan talbiah ketika mulai tawaf, dan pastikan Anda dalam keadaan suci (berwudu); menurut mayoritas ulama, ini syarat sahnya tawaf.

Cara tawaf

  1. Idtiba’ (pria): letakkan bagian tengah kain selendang di bawah ketiak kanan dan kedua ujungnya di atas bahu kiri — hanya selama tawaf ini. Abu Dawud; at-Tirmizi
  2. Mulailah dari Hajar Aswad: usap dan cium jika bisa tanpa berdesakan; jika tidak, usap dengan tangan; jika itu pun tidak bisa, berilah isyarat dengan tangan kanan dan ucapkan "Allāhu akbar". al-Bukhari 1613
  3. Ramal (pria): berjalan cepat dengan langkah pendek pada tiga putaran pertama, dan berjalan biasa pada empat putaran sisanya. al-Bukhari dan Muslim
  4. Rukun Yamani: usaplah dengan tangan jika bisa, tanpa menciumnya atau memberi isyarat kepadanya.
  5. Di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad ucapkan: ﴿رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ﴾ — "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka." Abu Dawud 1892, dinilai hasan oleh al-Albani; QS. Al-Baqarah: 201
  6. Selama sisa tawaf berzikirlah dan berdoalah sesuai keinginan Anda; tidak ada doa khusus untuk setiap putaran.
  7. Bertawaflah di luar Hijir Ismail, bukan melewati bagian dalamnya, karena ia termasuk bagian dari Kakbah. al-Bukhari 1584; Muslim 1333
Skema tawaf: berlawanan arah jarum jam, dimulai dari Hajar AswadHijir IsmailKakbahHajar AswadAwal dan akhirRukun YamaniMaqam IbrahimPintu
Tawaf dilakukan berlawanan arah jarum jam dengan Kakbah di sebelah kiri; setiap putaran dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad.

Penghitung putaran tawaf

Setelah tawaf

  • Tutup kembali bahu kanan, lalu salat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim jika memungkinkan, atau di mana saja di dalam masjid. Setelah al-Fatihah, bacalah surah al-Kafirun pada rakaat pertama dan surah al-Ikhlas pada rakaat kedua. Muslim 1218
  • Minumlah air zamzam, lalu kembali ke Hajar Aswad dan usaplah jika memungkinkan. Muslim 1218

"Dan jadikanlah maqam Ibrahim itu tempat salat." QS. Al-Baqarah: 125

3
Langkah ketiga — rukun

Sai antara Safa dan Marwah

Tujuh kali perjalanan, dimulai dari Safa dan diakhiri di Marwah; pergi dihitung sekali dan kembali dihitung sekali.

Di bukit Safa

Ketika mendekati Safa, bacalah: ﴿إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِن شَعَائِرِ اللَّهِ﴾ — "Sesungguhnya Safa dan Marwah merupakan sebagian syiar (agama) Allah" — dan ucapkan: "Aku memulai dengan apa yang Allah mulai." Lalu naiklah ke Safa hingga melihat Kakbah jika memungkinkan, menghadaplah kepadanya, angkat kedua tangan, bertakbirlah tiga kali, dan ucapkan:

Zikir di Safa dan Marwah — diulang tiga kali dan berdoa di antaranya

لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ، أَنْجَزَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ

Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamd, wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr. Lā ilāha illallāhu waḥdah, anjaza wa‘dah, wa naṣara ‘abdah, wa hazamal-aḥzāba waḥdah

Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya; milik-Nya kerajaan dan pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata; Dia menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan pasukan sekutu sendirian.

Muslim 1218

Di antara Safa dan Marwah

  • Turunlah menuju Marwah dengan berjalan. Ketika sampai di lampu hijau, berlari-lari kecillah (pria) sampai lampu hijau berikutnya, lalu berjalan biasa.
  • Berdoa dan berzikirlah sesuai keinginan Anda. Telah sahih dari Ibnu Mas‘ud dan Ibnu ‘Umar -raḍiyallāhu ‘anhum- bahwa mereka mengucapkan dalam sai:
Doa para sahabat dalam sai (bukan dari Nabi ﷺ)

رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ، إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ

Rabbigfir warḥam, innaka antal-a‘azzul-akram

Ya Tuhanku, ampunilah dan rahmatilah; sesungguhnya Engkau Mahaperkasa lagi Mahamulia.

Ibnu Abi Syaibah, dengan sanad yang sahih sampai kepada para sahabat
  • Ketika sampai di Marwah, naiklah ke atasnya, menghadap kiblat, dan lakukan seperti yang Anda lakukan di Safa. Muslim 1218
  • Suci (wudu) bukan syarat sai, tetapi lebih utama. Sai di lantai atas diperbolehkan.
Skema sai: tujuh kali perjalanan, dari Safa dan berakhir di MarwahDi antara lampu hijau: pria berlari kecilSafaMarwah← Ke-1, 3, 5, 7: menuju MarwahKe-2, 4, 6: menuju Safa →MulaiSelesai
Panjang Mas‘a sekitar 400 meter, jadi tujuh kali perjalanan hampir tiga kilometer.

Penghitung perjalanan sai

4
Langkah keempat — wajib

Mencukur atau memendekkan rambut

Dengan ini umrah selesai dan semua yang dilarang karena ihram kembali halal.

  • Pria: mencukur habis rambut kepala, dan ini lebih utama, atau memendekkan rambut dari seluruh kepala. Nabi ﷺ mendoakan orang yang mencukur tiga kali dan orang yang memendekkan sekali. al-Bukhari 1727; Muslim 1301
  • Wanita: mengumpulkan rambutnya lalu memotong ujungnya sepanjang satu ruas jari (sekitar 2 cm); wanita tidak mencukur. Abu Dawud, dinilai sahih oleh al-Albani
  • Jika haji sudah dekat (bagi yang berhaji tamatuk), memendekkan rambut pada umrah lebih utama, agar masih ada rambut yang dicukur saat haji.

"dengan menggundul rambut kepala dan memendekkannya" QS. Al-Fath: 27

Umrah Anda telah selesai — semoga Allah menerimanya. Nabi ﷺ bersabda (maknanya): "Umrah ke umrah berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya." al-Bukhari 1773; Muslim 1349

Hukum khusus untuk wanita

  • Ia memakai pakaian apa saja yang menutup aurat, tetapi tidak memakai cadar dan sarung tangan, dan menutup wajahnya dari laki-laki yang bukan mahram dengan menjulurkan kerudungnya. al-Bukhari 1838
  • Ia tidak mengeraskan suara saat talbiah, tidak melakukan ramal dan idtiba’ saat tawaf, dan tidak berlari kecil di antara lampu hijau.
  • Wanita yang haid atau nifas berihram dari miqat dan mandi, lalu melakukan semua yang dilakukan jemaah kecuali tawaf; ia menunggu sampai suci, kemudian tawaf dan sai. Nabi ﷺ bersabda kepada Aisyah: "Lakukan apa yang dilakukan orang yang haji, hanya saja jangan tawaf di Baitullah sampai engkau suci." al-Bukhari 305; Muslim 1211
  • Ia memotong ujung rambutnya sepanjang satu ruas jari; ia tidak mencukur.

Kesalahan yang sering terjadi dalam umrah

Para ulama telah memperingatkannya dalam kitab-kitab manasik.

Melewati miqat tanpa ihramSiapa yang hendak umrah wajib berihram dari miqat atau yang sejajar dengannya. Siapa yang melewatinya wajib kembali ke sana; jika tidak kembali, ia wajib membayar dam menurut mayoritas ulama.
Idtiba’ sejak awal ihramIdtiba’ hanya disunahkan saat tawaf umrah; di luar itu dan saat salat dua rakaat setelah tawaf, kedua bahu ditutup.
Lafaz niat yang dibuat-buatSeperti "Ya Allah, aku berniat umrah…". Yang disyariatkan adalah talbiah — "Labbaika ‘umrah" — dan niat tempatnya di hati.
Doa khusus untuk setiap putaranTidak ada doa khusus untuk setiap putaran yang sahih dari Nabi ﷺ; mintalah kebaikan dunia dan akhirat sesuai keinginan Anda.
Tawaf melewati bagian dalam Hijir IsmailHijir termasuk bagian dari Kakbah; putaran yang melewati bagian dalamnya tidak sah dan harus diulang.
Berdesakan untuk mencium Hajar AswadMenciumnya sunah, tetapi menyakiti orang lain haram. Jika tidak mudah, berilah isyarat dengan tangan dan ucapkan "Allāhu akbar" — itu sudah cukup.
Mencium atau memberi isyarat ke Rukun YamaniSunahnya mengusap dengan tangan jika memungkinkan tanpa mencium; jika tidak memungkinkan, lewati saja tanpa isyarat.
Mengusap dinding Kakbah atau MaqamMengusap untuk mencari berkah tidak disyariatkan kecuali pada Hajar Aswad dan Rukun Yamani.
Memotong hanya beberapa helai rambutSeperti memotong sedikit rambut dari satu sisi; untuk kehati-hatian, pendekkan dari seluruh bagian kepala.
Doa bersama dengan suara kerasSampai mengganggu orang yang sedang tawaf; sunahnya setiap orang berdoa sendiri dengan suara pelan.

Pertanyaan yang sering diajukan tentang umrah

Apa hukum umrah?

Para ulama berbeda pendapat: mazhab Syafi‘i dan Hanbali berpendapat umrah wajib sekali seumur hidup bagi yang mampu, berdasarkan firman Allah "Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah" (QS. Al-Baqarah: 196); sedangkan mazhab Hanafi dan Maliki berpendapat umrah adalah sunah muakadah.

Apa rukun dan wajib umrah?

Rukun umrah ada tiga: ihram, tawaf, dan sai. Wajib umrah ada dua: berihram dari miqat, serta mencukur atau memendekkan rambut. Selebihnya adalah sunah.

Berapa lama waktu umrah?

Biasanya antara dua sampai empat jam tergantung keramaian: tawaf sekitar 45–90 menit, sai sekitar 45–60 menit, lalu mencukur atau memendekkan rambut.

Apakah wajib berwudu untuk tawaf dan sai?

Menurut mayoritas ulama, suci dari hadas adalah syarat tawaf. Adapun untuk sai bukan syarat, hanya dianjurkan.

Bagaimana jika ragu jumlah putaran?

Ambillah yang yakin, yaitu jumlah yang lebih sedikit: jika ragu enam atau tujuh, hitunglah enam lalu lakukan putaran ketujuh. Jika keraguan muncul setelah selesai, abaikan saja.

Bolehkah umrah untuk orang lain (badal umrah)?

Boleh — untuk orang yang telah meninggal atau yang tidak mampu secara permanen — dengan syarat orang yang mengerjakannya sudah umrah untuk dirinya sendiri, berdasarkan hadis Abu Razin (maknanya): "Hajilah dan umrahlah untuk ayahmu." (Abu Dawud dan at-Tirmizi, yang menilainya sahih).

Bagaimana wanita haid melaksanakan umrah?

Ia berihram dari miqat seperti yang lain dan melakukan apa yang dilakukan jemaah, hanya saja tidak tawaf sampai suci dan mandi; setelah itu ia tawaf, sai, dan memendekkan rambut.

Apa keutamaan umrah?

Nabi ﷺ bersabda (maknanya): "Umrah ke umrah berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya" (al-Bukhari dan Muslim), dan "Umrah di bulan Ramadan setara dengan haji" (al-Bukhari dan Muslim).

Halaman terkait

Disarikan dari kitab-kitab manasik para ulama seperti Syekh Ibnu Baz dan Syekh Ibnu ‘Utsaimin -raḥimahumallāh-. Jika para ulama berbeda pendapat, kedua pendapat disebutkan. Terjemahan Al-Qur’an: Kementerian Agama RI (QuranEnc). Hadis: HadeethEnc jika tersedia, selain itu terjemahan makna; terjemahan doa adalah terjemahan makna.

حجاج بيت الله الحرام ، تقبل الله منكم صالح الأعمال وكل عام وأنتم بخير .. يمكنكم الأن تقييم حملات الحج وابداء الملاحظات لحجاج الأعوام القادمة

Close Welcome Bar