Umrah secara ringkas
- Ihram dari miqat: mandi, memakai wewangian di badan, mengenakan pakaian ihram, lalu mengucapkan "Labbaika ‘umrah" dan memperbanyak talbiah.
- Tawaf mengelilingi Kakbah: tujuh putaran yang dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad, lalu salat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim.
- Sai antara Safa dan Marwah: tujuh kali perjalanan, dimulai dari Safa dan diakhiri di Marwah.
- Mencukur atau memendekkan rambut: dengan ini umrah selesai dan semua yang dilarang karena ihram kembali halal.
Sebelum berangkat
Centang yang sudah Anda siapkan — daftar ini tersimpan di perangkat Anda.
Ihram dari miqat
Ihram adalah niat masuk ke dalam ibadah umrah; dilakukan di miqat atau di tempat yang sejajar dengannya.
Sebelum ihram (sunah)
- Mandi seperti mandi junub; ini disunahkan bahkan bagi wanita yang sedang haid atau nifas.
- Memakai wewangian di badan, bukan di pakaian ihram. al-Bukhari 1539; Muslim 1189
- Memotong rambut dan kuku yang perlu sebelum ihram, karena setelah ihram hal itu dilarang.
- Pria memakai dua lembar kain putih yang bersih — sarung (izar) dan selendang (rida’) — serta sandal. Wanita memakai pakaian apa saja yang menutup aurat dan tidak berhias, tanpa cadar (niqab) dan sarung tangan.
Niat dan talbiah
Saat tiba di miqat, niatkan umrah di dalam hati dan ucapkan: "Labbaika ‘umrah" (Aku penuhi panggilan-Mu, ya Allah, untuk umrah). Siapa yang khawatir tidak dapat menyelesaikan umrahnya karena sakit atau semisalnya, boleh mengucapkan syarat:
اللَّهُمَّ مَحِلِّي حَيْثُ حَبَسْتَنِي
Allāhumma maḥillī ḥaiṡu ḥabastanī
Ya Allah, tempat tahalulku adalah di mana Engkau menahanku.
al-Bukhari 5089; Muslim 1207Kemudian perbanyak talbiah — pria mengeraskan suara, wanita memelankannya — sampai Anda memulai tawaf:
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ
Labbaikallāhumma labbaik, labbaika lā syarīka laka labbaik, innal-ḥamda wan-ni‘mata laka wal-mulk, lā syarīka lak
Aku penuhi panggilan-Mu ya Allah, aku penuhi panggilan-Mu. Aku penuhi panggilan-Mu, tiada sekutu bagi-Mu, aku penuhi panggilan-Mu. Sesungguhnya segala puji, nikmat, dan kerajaan adalah milik-Mu. Tiada sekutu bagi-Mu.
al-Bukhari 1549; Muslim 1184Miqat
Nabi ﷺ menetapkannya dan bersabda (maknanya): "Miqat-miqat itu untuk penduduknya dan untuk orang lain yang melewatinya, yang hendak menunaikan haji dan umrah." al-Bukhari 1524; Muslim 1181
| Miqat | Nama sekarang | Untuk | Jarak ke Makkah |
|---|---|---|---|
| Zulhulaifah | Abyar Ali | Penduduk Madinah dan yang melewatinya | sekitar 420 km |
| Al-Juhfah | Dekat Rabigh (kini orang berihram dari Rabigh) | Penduduk Syam, Mesir, dan Maghrib | sekitar 187 km |
| Qarnul Manazil | As-Sail al-Kabir / Wadi Muhrim | Penduduk Najd, Taif, dan negara Teluk | sekitar 94 km |
| Yalamlam | As-Sa‘diyyah | Penduduk Yaman dan yang datang dari arah selatan | sekitar 115 km |
| Zatu ‘Irq | Ad-Dhariba | Penduduk Irak dan wilayah timur | sekitar 92 km |
Di pesawat: kenakan pakaian ihram di bandara atau di pesawat, lalu niatkan umrah ketika pesawat sejajar dengan miqat — biasanya awak pesawat mengumumkannya beberapa menit sebelumnya. Orang yang melewati miqat lewat udara tidak boleh menunda ihram sampai Jeddah.
Orang yang tinggal di dalam batas miqat, seperti penduduk Jeddah, berihram dari tempatnya. Orang yang berada di Makkah keluar ke luar batas Tanah Haram (tanah halal) — misalnya ke Tan‘im (Masjid Aisyah) — lalu berihram dari sana, sebagaimana Nabi ﷺ memerintahkan Aisyah -raḍiyallāhu ‘anhā-. al-Bukhari dan Muslim
Larangan ihram — 9 hal yang dihindari sampai tahalul
Siapa yang melanggar salah satunya karena lupa atau tidak tahu, menurut mayoritas ulama tidak ada kewajiban apa pun pada sebagian besarnya. Siapa yang melakukannya dengan sengaja wajib membayar fidiah; tanyakan rinciannya kepada ulama.
Tawaf mengelilingi Kakbah
Tujuh putaran yang dimulai dan diakhiri di Hajar Aswad, dengan Kakbah berada di sebelah kiri Anda.
Saat memasuki Masjidilharam
Dahulukan kaki kanan dan ucapkan:
اللَّهُمَّ افْتَحْ لِي أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ
Allāhummaftaḥ lī abwāba raḥmatik
Ya Allah, bukakanlah untukku pintu-pintu rahmat-Mu.
Muslim 713Hentikan talbiah ketika mulai tawaf, dan pastikan Anda dalam keadaan suci (berwudu); menurut mayoritas ulama, ini syarat sahnya tawaf.
Cara tawaf
- Idtiba’ (pria): letakkan bagian tengah kain selendang di bawah ketiak kanan dan kedua ujungnya di atas bahu kiri — hanya selama tawaf ini. Abu Dawud; at-Tirmizi
- Mulailah dari Hajar Aswad: usap dan cium jika bisa tanpa berdesakan; jika tidak, usap dengan tangan; jika itu pun tidak bisa, berilah isyarat dengan tangan kanan dan ucapkan "Allāhu akbar". al-Bukhari 1613
- Ramal (pria): berjalan cepat dengan langkah pendek pada tiga putaran pertama, dan berjalan biasa pada empat putaran sisanya. al-Bukhari dan Muslim
- Rukun Yamani: usaplah dengan tangan jika bisa, tanpa menciumnya atau memberi isyarat kepadanya.
- Di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad ucapkan: ﴿رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ﴾ — "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka." Abu Dawud 1892, dinilai hasan oleh al-Albani; QS. Al-Baqarah: 201
- Selama sisa tawaf berzikirlah dan berdoalah sesuai keinginan Anda; tidak ada doa khusus untuk setiap putaran.
- Bertawaflah di luar Hijir Ismail, bukan melewati bagian dalamnya, karena ia termasuk bagian dari Kakbah. al-Bukhari 1584; Muslim 1333
Penghitung putaran tawaf
Setelah tawaf
- Tutup kembali bahu kanan, lalu salat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim jika memungkinkan, atau di mana saja di dalam masjid. Setelah al-Fatihah, bacalah surah al-Kafirun pada rakaat pertama dan surah al-Ikhlas pada rakaat kedua. Muslim 1218
- Minumlah air zamzam, lalu kembali ke Hajar Aswad dan usaplah jika memungkinkan. Muslim 1218
"Dan jadikanlah maqam Ibrahim itu tempat salat." QS. Al-Baqarah: 125
Sai antara Safa dan Marwah
Tujuh kali perjalanan, dimulai dari Safa dan diakhiri di Marwah; pergi dihitung sekali dan kembali dihitung sekali.
Di bukit Safa
Ketika mendekati Safa, bacalah: ﴿إِنَّ الصَّفَا وَالْمَرْوَةَ مِن شَعَائِرِ اللَّهِ﴾ — "Sesungguhnya Safa dan Marwah merupakan sebagian syiar (agama) Allah" — dan ucapkan: "Aku memulai dengan apa yang Allah mulai." Lalu naiklah ke Safa hingga melihat Kakbah jika memungkinkan, menghadaplah kepadanya, angkat kedua tangan, bertakbirlah tiga kali, dan ucapkan:
لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، وَهُوَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ، أَنْجَزَ وَعْدَهُ، وَنَصَرَ عَبْدَهُ، وَهَزَمَ الْأَحْزَابَ وَحْدَهُ
Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamd, wa huwa ‘alā kulli syai’in qadīr. Lā ilāha illallāhu waḥdah, anjaza wa‘dah, wa naṣara ‘abdah, wa hazamal-aḥzāba waḥdah
Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata, tiada sekutu bagi-Nya; milik-Nya kerajaan dan pujian, dan Dia Mahakuasa atas segala sesuatu. Tidak ada tuhan yang berhak disembah selain Allah semata; Dia menepati janji-Nya, menolong hamba-Nya, dan mengalahkan pasukan sekutu sendirian.
Muslim 1218Di antara Safa dan Marwah
- Turunlah menuju Marwah dengan berjalan. Ketika sampai di lampu hijau, berlari-lari kecillah (pria) sampai lampu hijau berikutnya, lalu berjalan biasa.
- Berdoa dan berzikirlah sesuai keinginan Anda. Telah sahih dari Ibnu Mas‘ud dan Ibnu ‘Umar -raḍiyallāhu ‘anhum- bahwa mereka mengucapkan dalam sai:
رَبِّ اغْفِرْ وَارْحَمْ، إِنَّكَ أَنْتَ الْأَعَزُّ الْأَكْرَمُ
Rabbigfir warḥam, innaka antal-a‘azzul-akram
Ya Tuhanku, ampunilah dan rahmatilah; sesungguhnya Engkau Mahaperkasa lagi Mahamulia.
Ibnu Abi Syaibah, dengan sanad yang sahih sampai kepada para sahabat- Ketika sampai di Marwah, naiklah ke atasnya, menghadap kiblat, dan lakukan seperti yang Anda lakukan di Safa. Muslim 1218
- Suci (wudu) bukan syarat sai, tetapi lebih utama. Sai di lantai atas diperbolehkan.
Penghitung perjalanan sai
Mencukur atau memendekkan rambut
Dengan ini umrah selesai dan semua yang dilarang karena ihram kembali halal.
- Pria: mencukur habis rambut kepala, dan ini lebih utama, atau memendekkan rambut dari seluruh kepala. Nabi ﷺ mendoakan orang yang mencukur tiga kali dan orang yang memendekkan sekali. al-Bukhari 1727; Muslim 1301
- Wanita: mengumpulkan rambutnya lalu memotong ujungnya sepanjang satu ruas jari (sekitar 2 cm); wanita tidak mencukur. Abu Dawud, dinilai sahih oleh al-Albani
- Jika haji sudah dekat (bagi yang berhaji tamatuk), memendekkan rambut pada umrah lebih utama, agar masih ada rambut yang dicukur saat haji.
"dengan menggundul rambut kepala dan memendekkannya" QS. Al-Fath: 27
Umrah Anda telah selesai — semoga Allah menerimanya. Nabi ﷺ bersabda (maknanya): "Umrah ke umrah berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya." al-Bukhari 1773; Muslim 1349
Hukum khusus untuk wanita
- Ia memakai pakaian apa saja yang menutup aurat, tetapi tidak memakai cadar dan sarung tangan, dan menutup wajahnya dari laki-laki yang bukan mahram dengan menjulurkan kerudungnya. al-Bukhari 1838
- Ia tidak mengeraskan suara saat talbiah, tidak melakukan ramal dan idtiba’ saat tawaf, dan tidak berlari kecil di antara lampu hijau.
- Wanita yang haid atau nifas berihram dari miqat dan mandi, lalu melakukan semua yang dilakukan jemaah kecuali tawaf; ia menunggu sampai suci, kemudian tawaf dan sai. Nabi ﷺ bersabda kepada Aisyah: "Lakukan apa yang dilakukan orang yang haji, hanya saja jangan tawaf di Baitullah sampai engkau suci." al-Bukhari 305; Muslim 1211
- Ia memotong ujung rambutnya sepanjang satu ruas jari; ia tidak mencukur.
Kesalahan yang sering terjadi dalam umrah
Para ulama telah memperingatkannya dalam kitab-kitab manasik.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang umrah
Apa hukum umrah?
Para ulama berbeda pendapat: mazhab Syafi‘i dan Hanbali berpendapat umrah wajib sekali seumur hidup bagi yang mampu, berdasarkan firman Allah "Dan sempurnakanlah ibadah haji dan umrah karena Allah" (QS. Al-Baqarah: 196); sedangkan mazhab Hanafi dan Maliki berpendapat umrah adalah sunah muakadah.
Apa rukun dan wajib umrah?
Rukun umrah ada tiga: ihram, tawaf, dan sai. Wajib umrah ada dua: berihram dari miqat, serta mencukur atau memendekkan rambut. Selebihnya adalah sunah.
Berapa lama waktu umrah?
Biasanya antara dua sampai empat jam tergantung keramaian: tawaf sekitar 45–90 menit, sai sekitar 45–60 menit, lalu mencukur atau memendekkan rambut.
Apakah wajib berwudu untuk tawaf dan sai?
Menurut mayoritas ulama, suci dari hadas adalah syarat tawaf. Adapun untuk sai bukan syarat, hanya dianjurkan.
Bagaimana jika ragu jumlah putaran?
Ambillah yang yakin, yaitu jumlah yang lebih sedikit: jika ragu enam atau tujuh, hitunglah enam lalu lakukan putaran ketujuh. Jika keraguan muncul setelah selesai, abaikan saja.
Bolehkah umrah untuk orang lain (badal umrah)?
Boleh — untuk orang yang telah meninggal atau yang tidak mampu secara permanen — dengan syarat orang yang mengerjakannya sudah umrah untuk dirinya sendiri, berdasarkan hadis Abu Razin (maknanya): "Hajilah dan umrahlah untuk ayahmu." (Abu Dawud dan at-Tirmizi, yang menilainya sahih).
Bagaimana wanita haid melaksanakan umrah?
Ia berihram dari miqat seperti yang lain dan melakukan apa yang dilakukan jemaah, hanya saja tidak tawaf sampai suci dan mandi; setelah itu ia tawaf, sai, dan memendekkan rambut.
Apa keutamaan umrah?
Nabi ﷺ bersabda (maknanya): "Umrah ke umrah berikutnya adalah penghapus dosa di antara keduanya" (al-Bukhari dan Muslim), dan "Umrah di bulan Ramadan setara dengan haji" (al-Bukhari dan Muslim).
Halaman terkait
Disarikan dari kitab-kitab manasik para ulama seperti Syekh Ibnu Baz dan Syekh Ibnu ‘Utsaimin -raḥimahumallāh-. Jika para ulama berbeda pendapat, kedua pendapat disebutkan. Terjemahan Al-Qur’an: Kementerian Agama RI (QuranEnc). Hadis: HadeethEnc jika tersedia, selain itu terjemahan makna; terjemahan doa adalah terjemahan makna.

